Kenaikan gaji ini dikritik keras oleh Dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Kamarudin, lantaran merupakan penderitaan untuk rakyat.
Menurut Ujang, kenaikan harga BBM akan menimbulkan efek melonjaknya harga-harga lainnya, sehingga rakyat semakin tercekik, tapi gaji Direksi Pertamina malah naik.
Lantaran hal ini, pernyataan Puan Maharani terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk kesejahteraan rakyat mulai dipertanyakan.
"Maksudnya Puan, Kejahteraan bagi rakyat Pertamina?" ucap Lukman Simandjuntak yang dikutip dari Twitter @hipohan, Minggu (11/9).
Maksudnya Puan, Kejahteraan bagi rakyat Pertamina ? ???? pic.twitter.com/csQJeXb0Ku
Sumber: NewsWorthy
Artikel Terkait
Anwar Usman Bisa Saja Menyesal Karir Hancur Gegara Gibran
VIRAL Beredar Foto MABA Fakultas Kehutanan UGM 1980, Tak Ada Potret Jokowi?
Gibran dan Dua Rekannya Ditangkap Polisi terkait Dugaan Penggelapan Duit Rp 15 Miliar
Kejagung Sita Rupiah-Mata Uang Asing Riza Chalid