Pernyataan Mahfud berlanjut dengan sentilan halus. Ia mengatakan bahwa keputusan membiarkan kader yang ditangkap KPK adalah langkah politik yang justru bisa menguntungkan Gerindra di mata masyarakat.
“Ini kesempatan Gerindra menghimpun dukungan masyarakat. Biarin aja meskipun anak buah saya. Tidak ada urusan, ambil saja kalau korupsi,” ucapnya tegas.
Potensi Intervensi yang Tidak Dilakukan Prabowo
Mahfud juga menyinggung bahwa Presiden Prabowo sebenarnya bisa dengan mudah meminta penundaan, intervensi, atau setidaknya menyatakan keberatan atas OTT KPK tersebut. Namun, hal itu tidak terjadi.
“Kalau mau dilindungi kan gampang saja presiden halangi,” katanya menyampaikan apresiasi.
Komentar Mahfud MD ini langsung ramai dibahas publik dan pengamat politik, terutama karena muncul di saat kepercayaan publik terhadap pemberantasan korupsi tengah menjadi sorotan.
Artikel Terkait
Walikota Madiun Ditangkap KPK! Modus CSR untuk Proyek dan Izin Terungkap
DPR Bongkar Modus Baru Korupsi Kepala Daerah: Proyek Hingga Jual Beli Jabatan!
Bupati Pati Sudewo Diboyong KPK ke Jakarta, Ini 7 Fakta OTT Jual Beli Jabatan yang Bikin Heboh
Bupati Pati Sudewo Ditangkap KPK! Warga Teriak Koruptor Wayahe Digulung - Ini Kronologi Lengkapnya