Penipuan dimulai dengan pesan yang dikirim ke nomor korban. Kemudian korban diberitahu bahwa pemerintah Inggris sedang membutuhkan lebih dari 132 ribu pekerja tambahan pada tahun 2022 sehingga pemerintah membuka perekrutan. Ada lebih dari 186 ribu tawaran kerja yang tersedia. Pesan penipuan berbunyi:
“PROGRAM MENCAKUP: Biaya perjalanan. Perumahan. Akomodasi. Fasilitas medis. Pelamar harus berusia 16 tahun ke atas dan dapat berbicara bahasa Inggris tingkat dasar.
MANFAAT PROGRAM: Izin kerja instan. Bantuan aplikasi visa. Semua warga negara bisa mendaftar. Terbuka untuk semua individu dan mahasiswa yang ingin bekerja dan belajar. Lamar disini"
Jika korban mengklik tautan yang tercantum, itu dilengkapi dengan domain penipuan yang menyamar sebagai situs web Visa dan Imigrasi Inggris. Korban diminta untuk melamar ribuan pekerjaan yang sudah tersedia di Inggris.
Situs web ini bertujuan untuk mengumpulkan data pribadi pengunjung, termasuk nama, alamat email, nomor telepon, status pernikahan, dan status pekerjaan mereka. Korban akan diberitahu bahwa mereka diberikan izin kerja, visa, tiket pesawat, dan akomodasi di Inggris secara gratis.
Artikel Terkait
Gus Alex Ditahan KPK: Modus Korupsi Kuota Haji yang Rugikan Negara Rp622 Miliar Terungkap!
Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi, Tapi Malah Dilaporkan Polisi karena Ijazah S2-S3 Palsu?
Fuad Hasan Belum Jadi Tersangka, MAKI Desak KPK: Ini Pihak Paling Diuntungkan!
Aksi Banser Kepung KPK: Protes Pemeriksaan Gus Yaqut Sampai Tarik Kawat Berduri, Ini Kronologinya