SINAR HARAPAN--Rumah milik Sekretaris Tanfidziah PWNU Lampung, Hidir Ibrahim diteror oleh orang tidak dikenal (OTK) denga menggunakan bom molotov.
Kuasa hukum Hidir Ibrahim, Sarhani mengungkapkan, peristiwa tersebut baru diketahui ketika keluarga memeriksa CCTV pada Sabtu, 16 Desember 2023, sekitar pukul 03.00 WIB.
Sarhani mengatakan, kejadian itu sudah dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung. Pihaknya berharap polisi bisa segera menangkap pelaku sehingga keluarga tidak merasa terancam. "Kami berharap pelaku bisa segera terungkap agar kejadian serupa tidak terulang dan keluarga bisa tenang," kata dia.
"Atas kejadian pelemparan bom molotov di rumah keluarga kami, itu membuat rasa khawatir keselamatan pemilik rumah. Adanya bom jenis molotov di rumah juga menambah trauma keluarga," kata Sarhani.
"Kami keluarga minta polisi memburu pelaku peneror rumah keluarga kami." Dia mengatakan, waktu peristiwa, Sabtu pagi.
Artikel Terkait
Rismon Sianipar Minta Maaf ke Jokowi, Tapi Malah Dilaporkan Polisi karena Ijazah S2-S3 Palsu?
Fuad Hasan Belum Jadi Tersangka, MAKI Desak KPK: Ini Pihak Paling Diuntungkan!
Aksi Banser Kepung KPK: Protes Pemeriksaan Gus Yaqut Sampai Tarik Kawat Berduri, Ini Kronologinya
Restorative Justice Diterima? Rismon Sianipar Berusaha Lolos dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi