TABANAN, Radar Bali.id - Kasus asusila dengan tersangka pegiat media sosial (medsos) dan penekun spiritual I Kadek Dwi Arnata alias Jero Dasaran Alit (JDA) terus bergulir.
Setelah sekian lama penyidik Polres Tabanan belum melakukan penahanan, akhir kali ini JDA di penghujung tahun 2023 dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Tabanan.
Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP I Komang Agus Dharmayana yang dikonfimasi, Sabtu (30/12/2023) membenarkan hal itu.
Baca Juga: Terkait Perkembangan Kasus Asusila Tersangka Jero Dasaran Alit, Kejaksaan Negeri Tabanan Buka Suara
"Betul sudah kami lakukan penahanan," ucapnya.
Penahanan terhadap JDA dilakukan sejak Jumat siang (29/12/2023)lalu dengan berbagai pertimbangan dan alasan. Karena tersangka JDA tidak memenuhi kewajibannya untuk wajib lapor pada minggu lalu.
Kemudian tersangka sempat keluar daerah tanpa seizin dan sepengetahuan penyidik. Tersangka pula menghambat proses penyidikan terkait tahap II yg harus dilakukan pada Kamis (28/12/2023) ke Jaksa Penuntut Umum (JPU)
Artikel Terkait
Noel Bocorkan Kode Parpol di Skandal Sertifikasi K3: Huruf K dan 3 Huruf Ini!
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!