"Semua sepeda motor yang terjaring yang sudah meresahkan masyarakat tersebut ditahan dan diserahkan ke Satuan Lantas Polresta Surakarta untuk ditindaklanjuti dengan memberikan surat tilang dan harus diganti terlebih dahulu dengan knalpot standar apabila ingin mengambil sepeda motornya," imbuhnya.
Saat peristiwa itu, pihaknya telah banyak menerima keluhan dari masyarakat terkait konvoi knalpot brong yang biasa dilakukan saat malam pergantian tahun. Padahal, sebelumnya pihaknya juga telah memperingatkan tidak ada teloransi apapun bagi pengguna kendaraan bermotor yang melakukan konvoi untuk merayakan pergantian tahun.
Baca Juga: Miris! Ratusan APK Dipasang di Tembok Keraton Solo, Merusak Cagar Budaya Bahkan Bisa Dipidana
Baca Juga: Kandang Banteng Terus Digerus, Simpatisan PDI-P Membelot Dukung Prabowo – Gibran
"Apalagi menggunakan knalpot brong. Ini menimbulkan keresahan di masyarakat," tegasnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: solo.kilat.com
Artikel Terkait
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah
Ijazah Jokowi Digugat Lagi ke PN Solo! Alumni UGM Ini Bongkar Misi di Balik Gugatan
KPK Bongkar Aliran Duit Panas DJKA ke Stafsus, Kini Menduga Mengalir ke Eks Menhub Budi Karya