Baca Juga: Pemilih Pemula Harus Waspadai Kampanye Hitam Jelang Pemilu 2024
yang mana korbannya berasal dari berbagai elemen, bukan hanya dari masyarakat sipil yang tidak bersalah saja, namun mereka juga tidak segan untuk membunuh aparat keamanan TNI dan Polri.
Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Faizal Rahmadani mengemukakan bahwa para korban yang tewas di tangan gerombolan separatis di Bumi Cenderawasih itu
terdiri dari sebanyak 20 anggota prajurit TNI, kemudian sebanyak 3 anggota Polri dan sebanyak 37 orang yang berasal dari kalangan masyarakat sipil termasuk di dalamnya OAP sendiri.
Untuk korban yang mengalami luka-luka akibat dari kekejian dan kebiadaban yang dilancarkan oleh Kelompok Separatis dan Teroris tersebut,
Baca Juga: IKN Nusantara untuk Pemerataan Pertumbuhan Ekonomi Nasional
tercatat hingga sebanyak 84 orang, yang mana terdiri dari sebanyak 24 prajurit TNI, 7 orang anggota Polri dan 50 orang masyarakat.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: manggarainews.com
Artikel Terkait
Roy Suryo Cs Gugat UU ITE & KUHP ke MK: Pasal-Pasal Pembungkam Kritik yang Diuji
Fadjar Donny Tjahjadi Tersangka Korupsi CPO Rp 13 T: Kok Kekayaannya Cuma Rp 6 Miliar?
Noel Bocorkan Kode Parpol di Skandal Sertifikasi K3: Huruf K dan 3 Huruf Ini!
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?