METRO SULTENG- Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, Sulteng memprogramkan pembangunan Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) Melalui Bidang Kesejahteraan Rakyat (KESRA). Proyek tersebut menggunakan APBD tahun anggaran 2023 yang dihibahkan untuk puluhan MDA di Morowali. Untuk satu sekolah mendapat Rp200 juta.
Dilansir Setrosulteng dari beberapa sumber, sekitar 97 MDA yang mendapat program tersebut. hampir semua pengerjaanya menggunakan rekanan atau dipihak ketigan dengan metode Penunjukan Lansung (PL).
Baca Juga: Bareskrim Polri Usut Perkara Dugaan Suap Pengurusan DID di Pemkot Balikpapan Rp1,36 Miliar
Proyek inipun menjadi sorotan di kalangan masyarakat Kabupaten yang berjuluk Tepeasa Maroso itu. Menurut pengakuan salah warga Morowali yang tak ingin identitasnya dibuka , kegiatan tersebut harusnya diswakelolakan ke kelompok masyarakat agar manfaatnya lebih tepat sasaran.
"Harusnya kegiatan ini diswakelolakan, biar masyarakat dapat diberdayakan," ucap sumber kepada Metrosulteng, Senin (29/1/23).
Sementara itu PPTK proyek tersebut yaitu H.Husban yanh merupakan staff di Kesra Pemda Morowali mengungkapkan, anggaran pembangunan MDA dengan total 97 bangunan sebenarnya memang hibah, namun di anggaran perubahan berubah menjadi belanja aset.
Artikel Terkait
KPK Telusuri Aset Ridwan Kamil Hingga Luar Negeri, Benarkah Terkait Korupsi Rp222 Miliar Bank bjb?
Buni Yani Tantang KPK: OTT Gencar Tapi Tak Berani Usut Jokowi dan Keluarga, Kenapa?
Dalang Pencurian Emas 774 Kg Dibebaskan Jadi Tahanan Rumah, Ini Fakta Hukum yang Bikin Geram!
OTT KPK di PN Depok: Kejar-Kejaran Malam Gelap & Tas Ransel Rp850 Juta di Lapangan Golf