Menurut laporan Israel Hayom, latihan tersebut sebagai bagian dari persiapan untuk menghadapi berbagai skenario termasuk serangan Iran. Dalam skenario ini, diyakini bahwa sekutu Iran di Yaman, Suriah, dan Irak dapat menargetkan wilayah Israel dengan rudal atau drone.
Selain itu, IDF juga akan terus melakukan latihan militer di Israel karena negara itu menghadapi ancaman internal dari faksi-faksi perlawanan Palestina.
Dilansir Middle East Monitor, Selasa (14/6/2022) latihan ini berlangsung setelah IDF mengambil bagian dalam latihan militer selama sebulan yang disebut "Chariots of Fire". Latihan ini mensimulasikan konflik regional yang luas.
Artikel Terkait
Motif Penembakan di Acara Trump Terungkap: Pelaku Sebut Target Pejabat AS dari Peringkat Tertinggi
Isi Catatan Pelaku Penembakan di Jamuan Trump: Kemarahan ke Kebijakan Pemerintah AS hingga Daftar Target Prioritas
Sosok di Balik Penembakan di Acara Trump: Guru Lulusan Kampus Elite, Pendiam, dan Mantan Relawan Demokrat
Teror di Makan Malam Gedung Putih! Trump Terjungkal Saat Tembakan Mengguncang Washington