"Tangannya terdistorsi. Ada bekas cakaran di dinding. Itu mengerikan," tulisnya lagi.
Jenazah Wu baru ditemukan pada 1 Maret, ketika teknisi lain datang untuk memperbaiki lift.
Bau busuk langsung menyergap begitu pintu terbuka.
Tubuh Wu sudah membusuk dengan posisi tangan yang bengkok, seakan menunjukkan perjuangan keras sebelum akhirnya menyerah pada nasib.
Polisi setempat memastikan Wu meninggal akibat kelaparan dan dehidrasi. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Namun, dua teknisi yang pertama kali menangani kasus ini ditangkap dengan tuduhan pembunuhan tidak langsung (involuntary manslaughter) karena kelalaian fatal yang mengakibatkan korban kehilangan nyawa.
Kematian tragis ini memicu kemarahan publik. Warga apartemen menuding manajemen abai dan terlalu lama menunda perbaikan.
Mereka bahkan menggelar protes, menuntut pertanggungjawaban pihak pengelola.
👇👇
🔥🔥 pic.twitter.com/R8mmOYUFYi
Sumber: Suara
Artikel Terkait
AS Perintahkan Warga Segera Tinggalkan Venezuela: Ada Apa dengan Kelompok Bersenjata yang Memburu Warga AS?
AS Desak Warga Negara-nya Segera Tinggalkan Venezuela: Ancaman Milisi Colectivos & Status Level 4!
Latihan Militer China, Rusia, Iran di Afrika Selatan: Sinyal Perang Baru atau Hanya Pamer Kekuatan?
Trump Bongkar Sikap AS: Hukum Internasional Tak Diakui, Hanya Moralitas Pribadi yang Jadi Pedoman?