Tyson juga menceritakan masa kecilnya yang penuh perjuangan melawan berat badan di lingkungan Brownsville, Brooklyn. Kebiasaan mengonsumsi makanan cepat saji membuat bobotnya pernah mencapai 156 kilogram. "Saya sangat membenci diri sendiri. Saya hanya ingin bunuh diri," kenang Tyson tentang masa-masa sulitnya.
Bahaya Makanan Ultra-Olahan bagi Kesehatan
Kampanye yang didukung Menteri Kesehatan AS ini menyoroti bahaya konsumsi makanan ultra-olahan yang kaya kalori, gula, lemak, garam, dan pengawet. Jenis makanan ini telah dikaitkan secara ilmiah dengan peningkatan risiko obesitas, diabetes, dan masalah kardiovaskular.
Mike Tyson, yang terkenal sebagai juara tinju kelas berat yang menakutkan di era 80-an, kini bertekad menggunakan pengaruhnya untuk mengubah pola makan masyarakat AS. Transformasinya dari atlet berisiko tinggi menjadi duta kesehatan menjadi pesan yang kuat dalam kampanye ini.
Dengan latar belakang kehidupan yang keras, termasuk masa lalu yang kontroversial, pengalaman pribadi Tyson diharapkan dapat menginspirasi banyak orang, terutama dari komunitas rentan, untuk beralih ke makanan asli dan lebih sehat.
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?