Drone Rp 591 Juta Iran Hantam AS & Israel, Ternyata Pakai Komponen dari Surabaya

- Kamis, 05 Maret 2026 | 15:25 WIB
Drone Rp 591 Juta Iran Hantam AS & Israel, Ternyata Pakai Komponen dari Surabaya

Drone Shahed-136 Iran: Senjata Andalan Serang AS-Israel, Komponen dari Indonesia

Iran memiliki senjata andalan baru dalam konflik geopolitik: drone kamikaze Shahed-136. Drone murah ini menjadi tulang punggung serangan balasan Iran terhadap target Amerika Serikat (AS) dan Israel, termasuk pangkalan militer AS di kawasan Teluk Persia.

Efektivitas dan Cara Kerja Drone Shahed-136

Setelah membuktikan keampuhannya di medan perang Ukraina, drone Shahed-136 kembali menunjukkan taringnya di Teluk Persia. Drone ini berfungsi seperti rudal berpemandu satu arah, terbang menuju target yang telah diprogram sebelumnya. Dikembangkan oleh perusahaan yang terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Shahed-136 telah diproduksi massal sejak 2021.

Keunggulan utama senjata ini terletak pada efektivitas biaya. Dengan harga sekitar $35.000 atau Rp 591 juta per unit, drone ini jauh lebih murah dibandingkan sistem rudal konvensional. Selain itu, jangkauannya mencapai 2.000 kilometer, memungkinkan serangan dari jarak yang sangat jauh.

Bukti Kerusakan dan Dampak Psikologis

Bukti video yang diverifikasi menunjukkan Shahed-136 menimbulkan kerusakan signifikan. Serangan tercatat di Manama (Bahrain), Kuwait, Dubai (Uni Emirat Arab), serta pangkalan Angkatan Laut AS di Bahrain. Suara dengung mesinnya yang khas menciptakan dampak teror psikologis sebelum benturan terjadi.

Menurut Seth Frantzman, pakar peperangan drone, meski tidak selalu presisi, kemampuan Shahed-136 untuk menghindari pertahanan udara dan diproduksi dalam jumlah besar memberinya nilai strategis. "Mereka memberi Iran sistem senjata murah yang mirip dengan angkatan udara," ujarnya.

Halaman:

Komentar