Trump Klaim Iran Menyerah dan Minta Maaf: Benarkah Dominasi Timur Tengah Telah Berakhir?

- Minggu, 08 Maret 2026 | 14:25 WIB
Trump Klaim Iran Menyerah dan Minta Maaf: Benarkah Dominasi Timur Tengah Telah Berakhir?

Mantan Presiden AS itu juga menilai bahwa ambisi Iran untuk mendominasi kawasan Timur Tengah kini telah dipatahkan. Dia mengklaim bahwa ini adalah pertama kalinya Iran mengalami kekalahan dari negara-negara di kawasan tersebut.

“Mereka berupaya untuk mengambil alih dan memerintah Timur Tengah. Ini adalah pertama kalinya Iran kalah, dalam ribuan tahun, dari negara-negara Timur Tengah di sekitarnya,” kata dia.

Kritik Keras dan Ancaman Eskalasi Militer

Dalam pernyataannya, Trump melontarkan kritik yang sangat keras terhadap Iran. Dia menyebut Iran bukan lagi 'Pengganggu Timur Tengah,' melainkan 'PIHAK YANG KALAH DI TIMUR TENGAH,' dan menurutnya kondisi ini akan bertahan lama.

Lebih lanjut, Trump bahkan memperingatkan kemungkinan serangan militer yang lebih dahsyat dan meluas terhadap Iran. “Hari ini Iran akan dihantam sangat keras! Yang sedang dipertimbangkan secara serius untuk dihancurkan sepenuhnya dan menyebabkan kematian pasti, karena perilaku buruk Iran, adalah daerah dan kelompok orang yang sampai saat ini tidak dianggap sebagai sasaran," pungkasnya.

Pernyataan Trump ini kembali menyoroti ketegangan geopolitik tinggi antara Amerika Serikat, sekutunya, dengan Iran, serta dinamika kekuatan di kawasan Timur Tengah.

Halaman:

Komentar