Mantan Presiden AS itu juga menilai bahwa ambisi Iran untuk mendominasi kawasan Timur Tengah kini telah dipatahkan. Dia mengklaim bahwa ini adalah pertama kalinya Iran mengalami kekalahan dari negara-negara di kawasan tersebut.
“Mereka berupaya untuk mengambil alih dan memerintah Timur Tengah. Ini adalah pertama kalinya Iran kalah, dalam ribuan tahun, dari negara-negara Timur Tengah di sekitarnya,” kata dia.
Kritik Keras dan Ancaman Eskalasi Militer
Dalam pernyataannya, Trump melontarkan kritik yang sangat keras terhadap Iran. Dia menyebut Iran bukan lagi 'Pengganggu Timur Tengah,' melainkan 'PIHAK YANG KALAH DI TIMUR TENGAH,' dan menurutnya kondisi ini akan bertahan lama.
Lebih lanjut, Trump bahkan memperingatkan kemungkinan serangan militer yang lebih dahsyat dan meluas terhadap Iran. “Hari ini Iran akan dihantam sangat keras! Yang sedang dipertimbangkan secara serius untuk dihancurkan sepenuhnya dan menyebabkan kematian pasti, karena perilaku buruk Iran, adalah daerah dan kelompok orang yang sampai saat ini tidak dianggap sebagai sasaran," pungkasnya.
Pernyataan Trump ini kembali menyoroti ketegangan geopolitik tinggi antara Amerika Serikat, sekutunya, dengan Iran, serta dinamika kekuatan di kawasan Timur Tengah.
Artikel Terkait
Iran Bantah Serang UEA, Tapi Beri Peringatan Keras: Jangan Jadi Pangkalan AS-Israel!
Trump Remehkan Iran: Hanya Punya Senjata Mainan, AS Siap Hancurkan Jika Langgar Gencatan Senjata
Eskalasi Baru! Iran Serang UEA, Israel Siagakan Seluruh Jet Tempur Hadapi Perang di Timur Tengah
2 Kapal AS Terjebak di Selat Hormuz: Iran Bantah Klaim Sukses Centcom, Situasi Genting!