Negosiasi AS-Iran Gagal Total, Iran Sindir AS: "Nikmati Harga Bensin Sekarang"
Pembicaraan maraton antara Amerika Serikat dan Iran di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan. Kegagalan ini langsung memicu gelombang sindiran tajam dari pejabat tinggi Iran terhadap pemerintah AS.
Penyebab Kegagalan dan Tudingan Iran
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa kedua pihak sebenarnya hampir mencapai titik temu. Namun, negosiasi runtuh karena sikap AS yang dinilai "berlebihan dan tidak realistis". Araghchi menuding Washington melakukan "maksimalisme, perubahan tuntutan, dan ancaman blokade."
"Niat baik akan dibalas dengan niat baik. Permusuhan akan dibalas dengan permusuhan," tegas Araghchi.
Sindiran Pedas Soar Harga Bensin AS
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, ikut menyampaikan sindiran terbuka. Ia mengejek kebijakan luar negeri AS dan memperingatkan warganya untuk menikmati harga bensin saat ini.
"Dengan apa yang disebut 'blokade', Anda akan segera merindukan harga bensin 4-5 Dolar," ujar Ghalibaf. Sindiran ini mengacu pada harga bensin di AS yang telah melonjak signifikan.
Artikel Terkait
AS Blokade Iran 2026: Apa Dampaknya Bagi Selat Hormuz dan Dunia?
Israel Siap Gempur Iran Lagi? Ini Penyebab Negosiasi Damai AS-Iran Gagal Total
Jenderal Uganda Tuntut Rp 17 Triliun & Istri dari Turki: Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Gagal Total! Perundingan AS-Iran 21 Jam Bubar Gara-Gara Isu Nuklir Ini