“Kita semua harus bekerja sama untuk mengatasi kebencian yang menjadi noda di jiwa Amerika,” kata Biden.
Gedung Putih mengatakan, keluarga Biden akan melakukan perjalanan ke Buffalo pada Selasa (17/5). Biden menyampaikan duka cita kepada seluruh keluarga korban. Namun Biden tidak menyebut upaya pengendalian senjata yang terhenti di Washington.
Pelaku penembakan di sebuah supermarket di Buffalo, New York, Payton Gendron (18 tahun) mengunggah manifesto setebal 180 halaman di media sosial pada Sabtu (14/5). Manifesto yang diyakini ditulis oleh Grandon itu menguraikan tentang "The Great Replacement Theory".
"The Great Replacement Theory" merupakan sebuah teori konspirasi rasis bahwa, orang kulit putih digantikan oleh minoritas di Amerika Serikat dan negara-negara lain. Dokumen lain yang beredar secara daring, yang diduga telah ditulis oleh Gendron adalah daftar rencana penembakan.
Dalam daftar tersebut salah satunya yaitu membersihkan senjata dan menguji siaran langsung di internet. Seorang juru bicara kantor kejaksaan distrik Erie County menolak mengomentari dokumen tersebut.
Gubernur New York, Kathy Hochul menyesalkan bahwa tersangka berhasil menyiarkan langsung serangannya di media sosial. Dia menyebut pelaku memiliki ideologi ekstremis yang kejam.“Gerai-gerai ini harus lebih waspada dalam memantau konten media sosial,” kata Hochul.
Hochul mengatakan kepada ABC New York bahwa, penyelidikan akan fokus pada upaya untuk menghentikan Gendron. Karena dia telah menyebarkan ideologi ekstremisnya secara online dan berada di radar pihak berwenang.
Artikel Terkait
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew
Iran Siapkan Ribuan Kuburan untuk Tentara AS: Persiapan Perang yang Bikin Dunia Bergetar
Trump Diingatkan Pentagon Siap Serang Iran: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Bertindak?