Moskow menyebut tindakannya sebagai "operasi militer khusus" untuk melucuti senjata Ukraina dan menyingkirkan apa yang disebutnya nasionalisme anti Rusia yang dikobarkan oleh Barat.Sementara, Ukraina dan Barat mengatakan Rusia melancarkan perang agresi yang tidak beralasan.
Zelenskyy mengatakan Rusia tidak ingin berhenti mengambil wilayah Ukraina selatan atau wilayah Donbas di Ukraina timur, tempat pertempuran terberat selama perang sedang berlangsung.
"Ia ingin mengambil kota demi kota di Eropa, yang oleh kepemimpinan Rusia dianggap miliknya dan bukan negara merdeka. Ini adalah tujuan nyata Rusia," kata Zelenskyy.
"Pertanyaannya adalah -siapa yang selanjutnya untuk Rusia? Moldova? Negara-negara Baltik? Polandia? Jawabannya adalah semuanya."
Lebih lanjut, Zelenskyy mengatakan bahwa sementara NATO sedang mengadaptasi strategi untuk keamanan masyarakat dan negara anggotanya, Ukraina tengah menderita akibat rudal jelajah, penyiksaan, pembunuhan anak-anak, dan pemerkosaan perempuan.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Iran Siap Serang Duluan! Jenderal AS Tiba di Israel, USS Abraham Lincoln Dikerahkan
Discombobulator: Senjata Rahasia AS Lumpuhkan Seluruh Pertahanan Venezuela, Trump Ancam Serang Kartel Narkoba
USS Abraham Lincoln Siap Serang Iran dalam 48 Jam? Ini Langkah AS yang Bikin Dunia Waspada
ICBM Korut Makin Canggih: Benarkah Ancaman Nuklir Global Tak Terhindarkan?