Pejabat Ukraina mengatakan kepada penduduk yang tersisa di Provinsi Donetsk, bagian dari Donbas, untuk melarikan diri ke daerah yang lebih aman ketika Rusia meluncurkan serangan baru di sana.
“Rusia telah mengubah seluruh wilayah Donetsk menjadi tempat yang berbahaya bagi warga sipil,” kata administrator militer regional Donetsk Pavlo Kyrylenko kepada media Ukraina.
Baca Juga: Kunjungan Jokowi Temui Zelenskyy dan Putin Bisa Hapus Bayang-bayang Perang Ukraina dari KTT G20?
"Saya meminta semua orang untuk mengungs. Evakuasi menyelamatkan nyawa," katanya, dilansir Associated Press.
Rusia sudah menguasai lebih dari setengah provinsi Donetsk setelah mengatakan bahwa dalam beberapa hari terakhir telah sepenuhnya mengambil alih provinsi tetangga Luhansk.
Gubernur Luhansk Serhiy Haidai menolak klaim itu Rabu, dengan mengatakan masih ada pertempuran sengit yang terjadi di sekitar kota Lysychansk. Pasukan Ukraina menarik diri dari kota pada hari Minggu dalam apa yang digambarkan pejabat Ukraina sebagai langkah taktis untuk menyelamatkan pasukan untuk pertempuran di masa depan.
Haidai menuduh pasukan Rusia “membakar dan menghancurkan segala sesuatu di jalan mereka.”
Artikel Terkait
Ancaman Trump ke Iran: Serangan Brutal Siap Dilancarkan Jika Tak Teken Kesepakatan
UFO Files Resmi Dirilis! Astronot Apollo Akui Keberadaan Makhluk Asing di Bulan – Ini Buktinya
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu