POLHUKAM.ID - Sekretaris Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, akhirnya angkat bicara terkait laporan yang diajukan oleh aliansi 40 organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan dugaan pemotongan video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK).
Aliansi 40 ormas Islam melaporkan Grace Natalie, mantan politisi PSI Ade Armando, dan pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda. Ketiganya diduga terlibat dalam pemotongan video ceramah Jusuf Kalla yang kemudian viral di media sosial.
Dalam konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pada Senin, 11 Mei 2026, Grace Natalie membantah keras tuduhan tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengunggah, membagikan ulang, memotong, atau mengedit video ceramah Jusuf Kalla.
"Saya itu tidak mengupload atau me-repost videonya Pak JK. Saya juga tidak memotong, saya juga tidak mengedit," tegas Grace Natalie di hadapan awak media.
Artikel Terkait
Nadiem Makarim Seret Nama Jokowi di Sidang Korupsi Chromebook: Ini Fakta di Balik Tim Shadow!
Dirut Terra Drone Dituntut 2 Tahun Penjara! Tragedi Kebakaran 22 Karyawan, Siapa Sebenarnya yang Bertanggung Jawab?
Abu Janda Cs Terancam Bui! 40 Ormas Islam Lapor Polisi, Publik Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasus Pemukulan Waketum PSI Berakhir Damai: Restorative Justice Jadi Jalan Tengah