Perang Gaza tahun lalu meletus saat pawai baru saja berlangsung, bahkan setelah pihak berwenang mengubah rute pada saat-saat terakhir untuk menghindari Gerbang Damaskus.
Kota Tua, yang terletak di Yerusalem timur, telah dilanda konfrontasi selama berminggu-minggu antara polisi Israel dan demonstran Palestina.
Pawai kaum ultranasionalis Yahudi itu diyakini memicu pecahnya kerusuhan baru.
Ketegangan juga meningkat oleh tindakan keras polisi Israel selama pemakaman jurnalis Al Jazeera yang terbunuh, Shireen Abu Akleh, Jumat (13/5/2022) lalu.
Saat prosesi pemakaman berlangsung, polisi mendorong dan memukuli pelayat, menyebabkan pengusung peti mati kehilangan kendali dan hampir menjatuhkannya.
Abu Akleh, seorang jurnalis terkenal asal Palestina dan beragama Kristen, ditembak mati saat meliput serangan militer Israel di Tepi Barat yang diduduki pekan lalu.
Orang-orang Palestina, termasuk saksi yang bersamanya, mengatakan dia ditembak oleh pasukan Israel.
Israel mengatakan bahwa orang-orang Palestina bersenjata aktif di daerah itu, dan tidak jelas siapa yang menembakkan peluru mematikan itu.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz