Selain itu, Musk juga sempat menyampaikan ketidakpuasannya terhadap perusahaan kecerdasan buatan seperti OpenAI, yang menggunakan data Twitter untuk melatih model bahasa mereka.
Ia mengklaim bahwa hampir semua perusahaan AI mengorek data dalam jumlah besar untuk pengembangan teknologi mereka.
"Hampir setiap perusahaan yang melakukan AI, mulai dari startup hingga beberapa perusahaan terbesar di dunia yang mengumpulkan data dalam jumlah besar dari platform kami," katanya.
Untuk itu, dalam meningkatkan perlindungan pengguna dan memperkuat keamanan serta integritas platformnya, langkah darurat itu telah diambil Twitter, untuk menghadapi dinamika media sosial yang semakin kompleks.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?