“Saya pribadi tidak berpikir begitu, dan jika ya, dia ada di penjara di suatu tempat," ucapnya.
Pensiunan jenderal bintang empat itu juga meragukan pertemuan Putin dan Prigozhin pada 29 Juni lalu, lima hari setelah upaya pemberontakan Wagner yang dibatalkan.
“Saya akan terkejut jika kita benar-benar melihat bukti kehidupan bahwa Putin bertemu dengan Prigozhin, dan menurut saya itu sangat dipentaskan,” kata Abrams.
Menurut jurubicara Kremlin, Dmitry Peskov pada Senin (10/7), Putin telah mengundang 35 orang ke pertemuan tersebut, di antaranya Prigozhin, dan berlangsung selama tiga jam.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Debat Sengit AS vs Iran di DK PBB: Ancaman Perang Terbuka Menggantung?
Foto Satelit AS ke Malaysia: Apakah Ini Sinyal Akan Jadi Venezuela Berikutnya?
Krisis Iran Memanas: India Evakuasi 10 Ribu Warga, AS Bersiap Serang?
Arab Saudi Peringatkan AS: Serang Iran, Harga Minyak & Ekonomi Global Bisa Kiamat?