Feriyansyah juga menekankan pentingnya melatih motorik halus anak-anak melalui metode konvensional seperti menulis dengan pena atau pensil. "Motorik halus adalah sesuatu yang perlu dikembangkan pada anak-anak. Ini bukan hanya tentang penguasaan konten," tambahnya.
Mendorong High Order Thinking Skill
Untuk masa depan, Feriyansyah berpendapat bahwa fokus pendidikan harus bergeser ke pengembangan 'High Order Thinking Skill' (HOTS). "Kemampuan berpikir tingkat tinggi ini melibatkan berbagai aspek, termasuk motorik halus, perkembangan bahasa, dan perkembangan sosial," jelasnya.
Dia menuturkan bahwa banyak aplikasi pendidikan saat ini hanya membantu siswa menghafal, bukan mengembangkan HOTS.
"Teknologi digital seharusnya tidak hanya difasilitasi untuk membantu siswa menghafal. Ini yang terjadi saat ini, berbagai aplikasi hanya untuk menghafal soal-soal atau informasi," pungkasnya.
Sumber: inilah
Artikel Terkait
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew