Dari dukungan terhadap Palestina tersebut, sebagian alumni Harvard lainnya mengecam aksi dukungan tersebut.
Bahkan salah satu yang mengecam dukungan alumni Harvard terhadap Palestina ialah mantan Menteri Keuangan AS di bawah Presiden Partai Demokrat Bill Clinton Lawrence Summers.
“Diamnya kepemimpinan Harvard… telah membuat Harvard tampil netral terhadap aksi teror terhadap negara Yahudi Israel,” tulis Summers di platform media sosial X.
Diketahui hubungan Israel dan Palestina kembali memanas.
Hal ini bermula dari serangan Hamas pada Sabtu (7/10/2023) di Israel.
Serangan tersebut menewaskan ratusan warga sipil di Israel yang hanya sesaat kemudian dibalas oleh Israel dengan menyerang jalur Gaza yang dianggap sebagai persembunyian Hamas.
Sedikitnya 1.100 orang baik dari pihak Israel dan Palestina tewas akibat pertempuran tersebut berdasarkan data hari Senin (9/10/2023).
Hingga Selasa pagi ini, pihak Israel masih melancarkan serangan balasan dan menunggu bantuan dari negara sekutu untuk menyerang Gaza.
Sumber: wartakota
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar