Dari dukungan terhadap Palestina tersebut, sebagian alumni Harvard lainnya mengecam aksi dukungan tersebut.
Bahkan salah satu yang mengecam dukungan alumni Harvard terhadap Palestina ialah mantan Menteri Keuangan AS di bawah Presiden Partai Demokrat Bill Clinton Lawrence Summers.
“Diamnya kepemimpinan Harvard… telah membuat Harvard tampil netral terhadap aksi teror terhadap negara Yahudi Israel,” tulis Summers di platform media sosial X.
Diketahui hubungan Israel dan Palestina kembali memanas.
Hal ini bermula dari serangan Hamas pada Sabtu (7/10/2023) di Israel.
Serangan tersebut menewaskan ratusan warga sipil di Israel yang hanya sesaat kemudian dibalas oleh Israel dengan menyerang jalur Gaza yang dianggap sebagai persembunyian Hamas.
Sedikitnya 1.100 orang baik dari pihak Israel dan Palestina tewas akibat pertempuran tersebut berdasarkan data hari Senin (9/10/2023).
Hingga Selasa pagi ini, pihak Israel masih melancarkan serangan balasan dan menunggu bantuan dari negara sekutu untuk menyerang Gaza.
Sumber: wartakota
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang