Badan tersebut memperingatkan, konflik yang sedang berlangsung "telah memaksa penutupan 14 pusat distribusi makanan serta pengurangan operasi."
“Kami memiliki orang-orang yang merespons kebutuhan orang-orang di tempat penampungan. Mereka memberi pengungsi kasur, tempat tidur, air bersih dan makanan, bekerja sama dengan Program Pangan Dunia (WFP) PBB," terang Direktur Komunikasi UNRWA Juliette Touma.
Terpisah, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengakui tewasnya para pekerja PBB.
"Saya sangat menyesal bahwa beberapa rekan saya telah menanggung akibatnya. Tidak ada waktu yang terbuang, setiap momen berarti," ujar Guterres.
Sumber: voi
Artikel Terkait
Email Direktur FBI Dibobol Hacker Iran: AS Tantang Dunia dengan Hadiah 10 Juta USD!
Donald Trump Tantang Dunia Ambil Minyak di Selat Hormuz: Iran Lemah, Apa Dampaknya?
Israel Tuduh Hizbullah Serang Markas TNI di Lebanon: Fakta atau Dalih di Sidang DK PBB?
TNI Gugur di Lebanon: IDF Buka Suara, Siapa Dalang Sebenarnya?