Konflik ini bermula saat Hamas meluncurkan Operasi Banjir Al Aqsa pada 7 Oktober, sebuah serangan tiba-tiba yang melibatkan serangan roket dan penyusupan pasukan Hamas ke wilayah Israel melalui darat, laut, dan udara.
Hamas mengklaim bahwa operasi ini merupakan respons atas serangan terhadap Masjid Al Aqsa dan tindakan kekerasan oleh pemukim Israel yang terus meningkat.
Sebagai reaksi, Israel melancarkan Operasi Pedang Besi yang bertujuan menargetkan posisi-posisi Hamas di Jalur Gaza.
Dalam serangkaian serangan Israel, jumlah warga Palestina yang tewas di Gaza telah meningkat menjadi 2.750 orang, termasuk 750 anak. Di sisi Israel, sudah tercatat 1.300 orang yang tewas sebagai akibat dari konflik ini.
Sumber: jawapos
Artikel Terkait
Wasiat Rahasia Khamenei Terbongkar: Inilah Sosok yang Akan Gantikan Dia Jika Perang dengan AS Pecah
Dubes AS Mike Huckabee Klaim Israel Berhak Kuasai Timur Tengah: Ini Fakta Kontroversialnya
USS Gerald Ford Siaga Tempur: Akankah Sejarah Operation Praying Mantis 1988 Terulang?
Iran Ancam Serang Pangkalan AS: Apa Dampaknya bagi Stabilitas Global?