Ia bahkan mampu terjun kembali dalam perang antara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melawan pasukan Hamas Palestina. Menurut pengakuannya, ia rela terbang ke Israel atas dasar motif ekonomi.
"Jadi saya datang demi ekonomi, demi uang. Mereka membayar dengan sangat baik, mereka menawarkan peralatan bagus dan pekerjaannya tenang," ujar Flores dikutip VIVA Militer dari Middle East Monitor.
Namun demikian, Flores membantah ambil bagian dalam pembantaian rakyat Palestina.
Ia bersikeras menegaskan, tugas yang diberikan kepadanya hanya berperang di Dataran Tinggi Golan menghalau serangan milisi Hizbullah Lebanon.
"Kami hanya memberikan dukungan keamanan kepada konvoi senjata atau pasukan angkatan bersenjata Israel yang berada di Jalur Gaza," kata Flores melanjutkan.
"Kami tidak melawan Hamas secara langsung, kami juga tidak terlibat dalam operasi penyerangan," ucapnya.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Bumi Kehilangan Gravitasi 7 Detik di 2026? Ini Fakta Sains yang Mengejutkan!
Dewan Perang Rahasia Eropa: Benarkah Elite Eropa Bersiap Hadapi Perang Dunia 3?
Jerman Kembali Jadi Raksasa Militer Eropa: Strategi Rahasia & Target 260.000 Pasukan yang Bikin Rusia Waswas
Tragis! 21 Tewas dalam Tabrakan Maut Kereta Cepat Spanyol, Diduga Akibat Anjlok di Adamuz