polhukam.id - PUMA, merek olahraga global, secara resmi mengumumkan keputusan untuk tidak memperpanjang kontrak kerja sama dengan Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) setelah kontrak kerja sama berakhir pada tahun 2024.
Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya PUMA untuk mengoptimalkan portofolio mereknya dan memastikan agar sejalan dengan tujuan bisnis utama perusahaan.
PUMA dan IFA telah bekerja sama selama lebih dari 10 tahun. Selama periode tersebut, PUMA telah menyediakan perlengkapan sepak bola untuk tim nasional Israel, termasuk tim pria, wanita, dan U-21.
PUMA juga telah mendukung berbagai program sepak bola di Israel, termasuk program pengembangan pemain muda.
Dalam keterangan resminya, PUMA mengatakan bahwa keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan IFA adalah keputusan yang sulit.
Namun, PUMA percaya bahwa keputusan ini adalah yang terbaik untuk kedua belah pihak.
PUMA mengatakan bahwa mereka akan terus mendukung sepak bola di semua tingkatan, termasuk di Israel.
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad