INTERNASIONAL,www.polhukam.id -- Saat itu pukul satu malam ketika para korban mulai berdatangan di Rumah Sakit Pemerintah Thabet Thabet di kota Tulkarem.
Ada enam orang di antaranya, semuanya menderita luka kritis, kata Dr Iyad al-Aqqad, direktur medis rumah sakit tersebut.
Mereka adalah korban pemboman Israel di kamp pengungsi Nur Shams di Tulkarem, dalam penggerebekan yang dimulai pada malam tanggal 26 Desember dan berlanjut hingga dini hari keesokan harinya.
Baca Juga: Proses Kepindahan Hugo Lloris ke Los Angels Sudah dalam Tahap Akhir
Ini adalah kedua kalinya dalam 24 jam pasukan Israel menyerbu kamp tersebut.
Mereka memasuki beberapa rumah, dan menjatuhkan sedikitnya dua bom, termasuk terhadap fasilitas industri.
Tentara Israel tidak mengizinkan ambulans untuk segera menjangkau korban luka.
Artikel Terkait
Iran Siapkan 1 Juta Pasukan: Neraka Historis Menanti AS Jika Invasi Darat Terjadi
Iran Kerahkan 1 Juta Tentara: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Invasi Darat?
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid