HARIAN MASSA - Seorang gadis berusia di bawah 16 tahun mengalami pemerkosaan virtual di metaverse. Gadis tersebut mengalami penyerangan seksual oleh sekelompok orang dalam sebuah video game virtual reality (VR).
Pihak kepolisian Inggris pun melakukan penyelidikan atas kasus yang pertama kali terjadi ini.
Dilansir dari Daily Mail, Rabu (3/1/2023), korban dikatakan merasa putus asa setelah avatarnya - karakter di dunia digital - diperkosa massal oleh orang asing di dunia maya.
Baca Juga: Pelajar Korban Pemerkosaan Ayah Kandung di Pondok Aren Melahirkan Bayi Laki-laki
Korban saat itu sedang berada di 'ruangan' online bersama sejumlah besar sesama pengguna saat terjadi penyerangan virtual yang dilakukan oleh beberapa pria dewasa.
Korban yang memakai headset tidak mengalami luka apa pun karena tidak ada serangan fisik.
Namun polisi mengatakan ia menderita trauma psikologis dan emosional yang sama seperti seseorang yang diperkosa di dunia nyata karena pengalaman VR dirancang untuk benar-benar mendapatkan pengalaman yang mendalam.
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?