Masalahnya, aktivitas yang mereka lakukan telah melanggar kedaulatan wilayah negara lain di Asia Tenggara.
Kendati demikian, kedua belah pihak terus berusaha menyikapi masalah ini dengan kepala dingin dan jalan damai.
Seperti kabar dari Global Nation pada 1 Januari 2024 di mana mengabarkan para Menteri Luar Negeri negara Asia Tenggara mengadakan pertemuan.
Baca Juga: Masalah Laut China Selatan Tak Kunjung Mereda, Pejabat ASEAN Tetap Upayakan Jalan Damai
Pertemuan ini tak lain tak bukan membahas soal meningkatnya ketegangan di wilayah sengketa di Laut Cina Selatan.
“Kami sangat prihatin atas perkembangan terkini di sana (Laut China Selatan) yang dapat merusak perdamaian, keamanan, serta stabilitas kawasan”, ucap para menteri.
Namun pada kesempatan yang sama, para menteri ini juga tekankan untuk menahan diri dan tetap pakai jalan damai selesaikan konflik panas tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!