polhukam.id - Sebagai negara sekutu Rusia, Korea Utara kembali menunjukkan manuvernya di hadapan dunia khususnya dalam menyikapi konflik versus NATO.
Senjata rudal balistik jarak jauh (SRBM) kembali menjadi ajang pameran bagi Korea Utara yang nantinya bakal disuplai untuk Rusia.
Kali ini, Korea Utara membantu Rusia untuk menghajar Ukraina dengan meluncurkan rudal balistik jenis SRBM Hwasong 11.
Baca Juga: Tank Harimau Selesai Ujian? PT Pindad Kasih Bocoran Manuver Cepat Ranpur Baru TNI AD Siap Dilakukan
Dilansir polhukam.id dari laman Defence Security Asia pada Senin, 8 Januari 2024, pakar senjata internasional mengungkapkan bahwa Korea Utara selalu diandalkan Rusia ketika rudal balistik buatannya sendiri dianggap masih belum cukup mumpuni.
Rusia sendiri memang memiliki KH-47M2 Kinzhal yang kerap diklaim sebagai rudal paling mematikan di antara sekian banyak produksinya.
Akan tetapi, kejadian beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa rudal tersebut mampu dilumpuhkan oleh sistem pertahanan udara rancangan NATO yang digunakan Ukraina, dalam hal ini Patriot buatan Jerman.
Artikel Terkait
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?