polhukam.id - Ancaman yang dilakukan terus-menerus oleh kelompok Houthi di Laut Merah hingga saat ini belum juga selesai.
Kelompok bersenjata asal Jerman, Houthi membuat penyerangan besar-besaran kepada kapal dagang yang berada di wilayah Laut Merah.
Serangan yang dilakukan pada Selasa, 9 Januari 2024 malam ini dilaksanakan dari Hodeidah dan Barat Daya Mokha, Yaman.
Terdapat 50 kapal dagang yang mengalami serangan dari kelompok Houthi ini melalui roket dan drone yang tiba-tiba menghampiri kapal dagang yang berlayar.
Penyerangan yang dilakukan kelompok Houthi kepada kapal dagang yang terkait Israel itu untuk menunjukkan aksi protes terhadap serangan negara zionis itu ke Gaza.
Atas penyerangan yang dilakukan kelompok bersenjata asal Yaman itu di Laut Merah membuat efek global, seperti harga minyak dunia bisa tiga atau empat dolar harganya menjadi lebih tinggi.
Artikel Terkait
Trump Tunda Lagi Serangan ke Iran: Deadline Baru 6 April 2026, Apa Strategi di Balik Perpanjangan 10 Hari Ini?
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang