Seperti perkiraan banyak pihak, AS dan Inggris serang Houthi di Yaman, tidak kurang dari 24 jam setelah resolusi DK PBB pada Kamis kemarin.
Ketegangan di Laut Merah sejak awal Perang Gaza, pada akhirnya akan menjadi jalan bagi AS dan Inggris serang Houthi di daratan Yaman.
Tensi politik dan militer di Timur Tengah semakin memanas dengan keputusan AS dan Inggris serang Houthi di Yaman.
Serangan ini tak pelak menimbulkan kekhawatiran dunia internasional adanya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Sebelumnya, pada hari Kamis kemarin, Presiden Joe Biden mengatakan bahwa dia tidak akan ragu-ragu untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan.
“Serangan yang ditargetkan ini adalah pesan yang jelas bahwa Amerika Serikat dan mitra kami tidak akan mentolerir serangan terhadap personel kami atau membiarkan aktor-aktor yang bermusuhan membahayakan kebebasan navigasi,” kata Biden tidak lama setelah serangan tersebut.
Artikel Terkait
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda
Harga BBM Vietnam Meledak 105%! Ini Dampak Konflik Timur Tengah 2026