Sistem ini digunakan tidak hanya untuk kepentingan keamanan nasional, tetapi juga ketika terjadi bencana alam.
Pemerintah Jepang berupaya untuk menambahkan masing-masing dua sensor optik, radar, dan satelit penyiaran data ke dalam sistem, serta menargetkan sepuluh satelit pengumpul informasi operasional.
Baca Juga: Alam Ganjar Dijodohkan dengan Fuji, Eca Aura: Ngapain Cemburu Sih!
Setelah peluncuran unit nomor 1 roket H3 baru JAXA berakhir dengan kegagalan pada Maret 2023, sejumlah upaya dilakukan terhadap mesin tahap kedua Roket No. 47 H-2A yang memiliki bagian mirip dengan roket H3.
Roket pendorong No.47 berhasil diluncurkan pada September 2023. Roket H-2A akan pensiun dari layanan setelah membawa kendaraan terakhir No.50 yang rencananya diluncurkan pada tahun 2024.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: alonesia.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!