Sebagai warga yang tinggal di sana, naik turun tangga maut tersebut bukanlah hal yang mengejutkan.
Karena berumur sekitar 200 tahun, penduduk di Desa Atuleer memiliki kemampuan naik turun tangga ekstrim tersebut yang sudah dikuasai sejak generasi ke generasi.
Dilansir polhukam.id dari kanal YouTube KabarPedia, ditengah mengerikannya pendakian di tangga tersebut, terkadang penduduk harus mendaki sambil membawa hasil pertanian untuk dijual ke pasar terdekat dengan tempat cukup jauh.
Dan ketika kembali, mereka harus menaiki lagi titian tangga terjal itu selama 2 sampai 4 jam sebelum sampai ke rumahnya.
Konon nenek moyang disana mengambil tempat itu untuk menghindari konflik suku dan perang.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jatimnetwork.com
Artikel Terkait
Influencer Kuliner Tewas Usai Makan Kepiting Setan: Racun Apa yang Membunuhnya dalam 2 Hari?
Mike Tyson Jadi Duta Makanan Sehat AS: Kisah Trauma Pribadi di Balik Kampanye Super Bowl
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?