"Kami telah memungkinkan PBB dan organisasi internasional lainnya, dan negara-negara untuk menggunakan 'Turkiye,'" katanya.
Sementara Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun, memposting video promosi di Twitter pada hari Rabu dengan judul: #HelloTurkiye.
Turki memulai langkah untuk mengubah nama resminya yang diakui secara internasional dalam bahasa Inggris menjadi 'Turkiye', pada Desember lalu, setelah Erdogan merilis sebuah memorandum.
Dia meminta publik untuk menggunakan 'Turkiye', dalam merujuk negara yang dipimpinnya, di setiap bahasa.
Erdogan juga mengimbau perusahaan, untuk menggunakan label "Made in Turkiye" pada barang ekspor mereka.
Sementara lembaga negara, diinstruksikan untuk menggunakan 'Turkiye' dalam korespondensi mereka.
"Turkiye adalah representasi dan ekspresi terbaik dari budaya, peradaban, dan nilai-nilai rakyat Turki," tegas Erdogan kepada Anadolu.
Sumber: rm.id
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!