Seorang warga negara Jerman asal Iran di Norderstedt, dekat Hamburg, sedang diselidiki atas kecurigaan telah melanggar Undang-Undang Perdagangan Luar Negeri dalam tiga kasus komersial, kata laporan itu.
“Dia dikatakan telah terlibat dalam pengadaan peralatan laboratorium dan spektrometer untuk program nuklir dan rudal Iran,"ujar laporan itu lagi.
Proliferasi kegiatan kekuatan asing juga mencakup pengadaan pengetahuan dan produk untuk pengembangan dan produksi senjata pemusnah massal dan teknologi pengiriman, tambah laporan itu.
“Iran dituduh memasok teknologi roket dan drone ke pemberontak Houthi di Yaman, antara lain, yang pada gilirannya menggunakannya untuk melawan Uni Emirat Arab dan sekutunya,” katanya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Gelombang 78 Rudal Iran Hantam Tel Aviv: Gedung Hancur, Korban Berjatuhan, Ini Update Terkini
Ledakan Kilang Minyak Valero Texas: Dampak Global dan Fakta Mencegangkan Terungkap!
Iran Bantah Negosiasi Langsung dengan AS: Rahasia Komunikasi Lewat Mediator Terungkap
Trump vs Iran di Selat Hormuz: Mengapa AS Ragu dan Dunia Waspada?