Seorang warga negara Jerman asal Iran di Norderstedt, dekat Hamburg, sedang diselidiki atas kecurigaan telah melanggar Undang-Undang Perdagangan Luar Negeri dalam tiga kasus komersial, kata laporan itu.
“Dia dikatakan telah terlibat dalam pengadaan peralatan laboratorium dan spektrometer untuk program nuklir dan rudal Iran,"ujar laporan itu lagi.
Proliferasi kegiatan kekuatan asing juga mencakup pengadaan pengetahuan dan produk untuk pengembangan dan produksi senjata pemusnah massal dan teknologi pengiriman, tambah laporan itu.
“Iran dituduh memasok teknologi roket dan drone ke pemberontak Houthi di Yaman, antara lain, yang pada gilirannya menggunakannya untuk melawan Uni Emirat Arab dan sekutunya,” katanya.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Survei Spanyol: 52,4% Warga Yakin AS dan Israel Kalah Telak Lawan Iran – Ini Buktinya!
Arab Saudi Menolak Keras AS! Penutupan Selat Hormuz Ancam Pasokan Minyak Global
Wabah Misterius di Kapal Pesiar: 140 Penumpang Terancam Hantavirus, 3 Tewas Sebelum Evakuasi Darurat
3 Titik Rawan Perang di Asia! Analisis Prof Jiang Xueqin: Taiwan, Malaka, & Korea Utara Bisa Picu Konflik Besar