"Enggak bisa dibandingkan dengan Jepang, income per kapita kita juga sudah lain, Pak," semprot Titiek dengan lugas.
Argumen singkat dari Titiek tersebut seolah langsung meruntuhkan narasi yang coba dibangun oleh Mentan Amran.
Titiek mengingatkan bahwa tingkat pendapatan dan daya beli masyarakat Indonesia sangat jauh berbeda dengan Jepang, sehingga perbandingan harga tersebut menjadi tidak relevan.
Mendapat sanggahan telak tersebut, Mentan Amran pun tak bisa berkutik. Dia langsung mengakui kebenaran argumen Titiek.
"Siap, betul, Bu. Betul," jawabnya singkat, mengakhiri perdebatan.
👇👇
Sumber: Suara
Artikel Terkait
Tiongkok & ASEAN: Rahasia Membangun Blok Super Asia yang Mengubah Peta Global
Terungkap! Modus Jatah Preman Gubernur Riau Nonaktif: Setoran Rp3,55 Miliar dari Ancaman Mutasi
Longsor di Tanah Datar: Aliran Sungai Tertutup, Ancaman Banjir Bandang Mengintai!
S&P Ungkap Risiko Terbesar Indonesia: Peringkat Utang Bisa Anjlok Akibat Konflik Timur Tengah