Dalam sambutannya, Erick mengatakan concern-nya saat itu ada di problem pendidikan dan UMKM terutama yang berbasis digital. Situasi ekonomi di tengah kencangnya arus disrupsi akan membawa banyak perubahan, terutama di lapangan kerja.
Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah itu banyak menyalurkan program di bidang pendidikan seperti beasiswa kepada mahasiswa dan magang di BUMN, supaya terjadi upskilling, dan adaptasi beberapa jenis pekerjaan baru.
Program itu tak lain bertujuan untuk meningkatkan kompetensi generasi muda dan sejalan dengan visi serta misi Indonesia Emas 2035.
Berbicara demokrasi, Erick mengungkapkan Indonesia merupakan negara yang menjalankan siklus demokrasi paling baik, "Demokrasi salah satu yang tersukses di dunia, pergantian kepemimpinan, check and balance di media, termasuk sosial media, tidak ada yang namanya pembreidelan. Artinya demokrasi kita sudah ada di jalan yang benar," ungkapnya di hadapan sekitar 300 aktivis mahasiswa Cipayung.
Tujuh organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok Cipayung Plus di Banyuwangi itu antara lain PMII, HMI, SEMMI, PII, GMNI, IMM dan PMKR.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya