Permohonan Maaf dari Stevanus Revaldo
Menanggapi hal tersebut, Stevanus Revaldo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Ia mengakui bahwa konten yang dibuatnya tidak pantas dan telah menyinggung berbagai pihak, terutama dari kalangan pondok pesantren, NU, dan Banser.
Stevanus menjelaskan bahwa tujuan awalnya adalah mengalihkan perhatian publik ke isu undang-undang reses, namun cara penyampaiannya justru melukai perasaan. Ia mengaku belum mampu mengelola kata-kata dengan baik.
Penyelesaian di Kantor Polisi
Insiden ini akhirnya dibawa ke ranah hukum. Petugas kepolisian yang mengawal proses klarifikasi membawa kedua belah pihak untuk menyelesaikan persoalan ini secara lebih lanjut di kantor polisi.
Sumber: Disway
Artikel Terkait
Dana Rp28 Triliun Soros Bocor ke Indonesia: Target Rahasia dan Kontroversi Intervensi Asing
SP-3 untuk Rismon: Perlindungan Hukum atau Imunitas untuk Kasus Ijazah Palsu?
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Siswa Dipotong, Intimidasi Hingga Pencatutan Nama Menteri!
Skandal Dapur MBG Ponorogo: Anggaran Dipotong, Intimidasi, hingga Klaim Palsu Cucu Menteri!