Kritik terhadap proyek kereta cepat Whoosh bukanlah hal baru. Syahganda menyinggung sikap Ferry Juliantono yang kini menjabat Menteri Koperasi, yang sejak awal menolak proyek karena dinilai merusak lingkungan. "Dulu Ferry Juliantono yang waktu itu Ketua Gerindra Jawa Barat, berkali-kali demonstrasi menolak proyek ini," ungkapnya.
Dari sisi keamanan, ia mempertanyakan alasan penempatan stasiun di Halim, yang merupakan markas elit TNI AU. "Apakah intelijen China memang ingin menguasai area itu? Itu kan sudah jadi perdebatan sejak awal," tambah Syahganda.
Menurutnya, segala peringatan dan nasihat kepada Jokowi sebenarnya sudah disampaikan jauh hari. "Pengamat sudah menasihati, tapi Pak Jokowi tidak mau dinasihati," pungkasnya.
Foto: Momen Joko Widodo alias Jokowi menjajal naik Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Dokumentasi KAI)
Artikel Terkait
Luhut Peringatkan! Cadangan BBM RI Sisa 30 Hari Jika Perang AS-Israel-Iran Meledak
Bayi Dibuang di Gerobak Nasi Uduk: Saksi Ungkap Sosok Pria Misterius Bawa Tas Hitam
7 Kesalahan Fatal Merawat Lantai Vinyl yang Bikin Cepat Rusak (Dan Cara Mengatasinya!)
Buya Yahya Sentil Keras: Stop Ributkan Sunni-Syiah, Saatnya Bersatu Lawan Israel!