Penyelidikan Propam dan Polrestabes Semarang
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa penyelidikan dilakukan secara paralel. Satreskrim Polrestabes Semarang menangani kasus kriminalnya, sementara Bid Propam Polda Jateng melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) terkait keterlibatan personelnya.
"Propam melakukan pengumpulan bahan keterangan dari berbagai pihak, baik dari pemberitaan, rekan-rekan dosen, maupun pihak penginapan," ujar Artanto.
Menunggu Hasil Otopsi untuk Penyebab Kematian
Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menyatakan bahwa penyebab kematian korban masih diselidiki. Pihaknya berencana melakukan otopsi untuk memastikannya.
"Kalau sekilas dari visum luar tidak ada unsur tanda-tanda kekerasan, makanya kita pastikan dengan otopsi," tegas Andika.
Kapolsek Gajahmungkur, AKP Nasoir, membenarkan bahwa korban berada satu kamar dengan seorang pria. Pria tersebut telah dimintai keterangan. "Tidak kami amankan, cuma sempat kami minta keterangan terkait kronologi saja," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap fakta sebenarnya di balik tewasnya dosen wanita di kamar hotel Semarang tersebut.
Artikel Terkait
Anak 3 Tahun Dilecehkan di Penahanan AS: Ini Bukti Sistemnya Gagal Total?
Jokowi & Prabowo Beri Sinyal Keras ke AS: Batal Kirim Bantuan 17 Triliun ke BoP?
Ruben Onsu & Betrand Pindah ke Belanda? Ini Alasan Mengejutkan & Persiapan Mereka!
KPK Patuh! MK Batasi Wewenang Hitung Kerugian Negara, Hanya BPK yang Sah?