Menanggapi viralnya video tersebut, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi, dr Abdul Hakam, menyatakan pihaknya sedang melakukan investigasi internal secara mendalam.
"Kita telusuri dulu," tegas dr Abdul Hakam seperti dikutip dari Metrotvnews.com, Senin (5/1/2026).
Langkah konkret telah diambil oleh manajemen rumah sakit, di antaranya:
- Pembuatan berita acara untuk menyusun laporan kronologi kejadian.
- Koordinasi dan konsultasi dengan pihak inspektorat untuk penanganan lebih lanjut terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat.
- Melakukan asesmen menyeluruh sebelum menentukan langkah hukum dan disiplin berikutnya.
Ancaman Sanksi Berat Menanti Oknum Pegawai
Dr Abdul Hakam menegaskan, jika dugaan dalam video mesum RSUD Kudus ini terbukti benar, oknum pegawai yang bersangkutan akan menghadapi sanksi disiplin berat sesuai peraturan kepegawaian BLUD. Pihak rumah sakit berkomitmen untuk transparan dalam proses penanganan kasus ini guna menjaga nama baik institusi dan kepercayaan masyarakat.
Artikel Terkait
Hercules Tantang Menteri PKP: Buktikan Lahan Tanah Abang Milik Negara, 30 Menit Saja Siap Saya Kosongkan!
War Tiket Haji Ala Konser: Akhir Antrean 30 Tahun atau Masalah Baru?
Trump vs. MAGA: Perang Iran yang Mengubah Pemimpin Jadi Pengkhianat di Mata Pendukung Setia
Jetour T1 Lulus Uji Ekstrem Andes & Atacama: Siap Guncang Pasar SUV Indonesia?