Eggi Sudjana Bantah Tudingan, Klaim Restorative Justice dengan Jokowi Bukan Inisiatifnya
Oleh: Erizal
Eggi Sudjana memberikan respons tegas terkait pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ia membantah keras bahwa dirinya adalah pihak yang lebih dulu mengajukan proses Restorative Justice (RJ). Menurut Eggi, RJ adalah proses yang harus disepakati kedua belah pihak dan tidak bisa hanya berdasarkan keinginan satu sisi.
Bantahan Setelah Terbitnya SP3 dari Polda Metro Jaya
Bantahan ini disampaikan Eggi setelah ia memperoleh Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polda Metro Jaya. Saat hendak berangkat ke luar negeri, Eggi terlihat mengenakan kacamata hitam dan topi koboi. Ia juga terlihat membawa mobil mewah berwarna merah dalam sebuah video yang diduga direkam di Malaysia.
Kebocoran Pertemuan Rahasia dan Reaksi Eggi Sudjana
Melalui kuasa hukumnya, Elida Netti, Eggi merasa dikerjai oleh pihak Jokowi. Pertemuan yang dijanjikan berlangsung diam-diam tanpa media ternyata bocor dengan cepat. Hal ini dianggap mempermalukan Eggi dan menyulitkannya untuk menjelaskan peristiwa tersebut.
Analis politik Sugi Nur Raharja alias Gus Nur sebelumnya telah menduga pertemuan itu memang dirancang rahasia. Namun, pihak Jokowi dianggap mendapat keuntungan dengan membocorkannya, bagai "ikan masuk perangkap".
Artikel Terkait
Guru SD di Tangsel Diduga Cabuli Belasan Murid: Kronologi dan Aksi yang Sudah Dilakukan
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan: Toba Pulp Lestari Tbk Kena Pukulan Telak, Ini Dampaknya!
Kepala Basarnas: Hampir Mustahil Ada yang Selamat, Tapi Tim SAR Masih Berharap Mukjizat di Maros
Smartwatch Kopilot ATR 42-500 Masih Aktif: 4.000 Langkah Misterius Terekam Setelah Kecelakaan Pesawat