Ahok Ungkap Alasan Mundur dari Komisaris Utama Pertamina: Beda Pandangan Politik dengan Jokowi
Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok mengungkapkan alasan pengunduran dirinya dari posisi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) untuk periode 2019-2024. Mundurnya Ahok disebut karena adanya perbedaan pandangan politik dengan Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi).
Pernyataan ini disampaikan Ahok saat ia hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor) Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Januari 2026.
Kronologi Pengunduran Diri Ahok dari Pertamina
Dalam persidangan, jaksa penuntut umum mengulik lebih dalam mengenai alasan berakhirnya karier Ahok di perusahaan minyak dan gas bumi (migas) milik negara tersebut. Ahok dengan tegas menyatakan, "Saya mengundurkan diri."
Diketahui, keputusan untuk mundur dari jabatannya itu diambil pada Januari 2024. Ahok mengungkapkan bahwa sebenarnya ia berencana mundur lebih awal, yaitu pada Desember 2023, setelah proses penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) untuk tahun 2024 selesai.
"Sayangnya RKAP 2024 pengesahan RUPS oleh Menteri BUMN terlambat. Baru dilakukan di Januari. Nah begitu dilakukan di Januari, saya mundur," tutur Ahok.
Artikel Terkait
Eggi Sudjana Laporkan Roy Suryo ke Polisi: Babak Baru Mencengangkan dalam Kasus Ijazah Jokowi
Aturan Baru MBG: Siswa Dilarang Bawa Pulang Makanan, Ini Alasan Mengejutkan BGN!
Polisi & TNI Akhirnya Minta Maaf! Fakta Mengejutkan di Balik Es Spons yang Viral
Whip Pink Diduga Tewaskan Lula Lahfah: BNN Ungkap Bahaya Mengerikan Gas Tertawa N2O