Analisis: Peran MSCI dan Hedge Fund Global di Balik Anjloknya IHSG
POLHUKAM.ID - Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang memicu trading halt oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) didorong oleh peran besar Morgan Stanley Capital International (MSCI). Lembaga penyusun indeks global ini disebut memainkan peran kunci melalui isu investability pasar modal Indonesia yang menjadi acuan dana pasif dunia.
Mengapa Isu MSCI Baru Muncul Sekarang?
Pengamat ekonomi Yanuar Rizky menyatakan bahwa MSCI sebenarnya telah lama memahami persoalan free float dan struktur kepemilikan saham di Indonesia. Yang menjadi pertanyaan adalah, mengapa isu ini baru diangkat ke publik tepat saat IHSG mengalami gejolak tajam?
Yanuar mengungkapkan, "MSCI hanya melakukan riset, tidak memiliki fungsi trading. Namun, pemegang saham di atas 5% di MSCI adalah Vanguard dan BlackRock, yang merupakan hedge fund besar. Ada sekitar 7 hedge fund yang memegang porsi signifikan."
Laporan MSCI Sebagai Alat Legitimasi Tekanan Pasar
MSCI memperoleh pendapatan dari penjualan riset kepada investor institusional dan hedge fund global. Dengan demikian, laporan mereka berpotensi menjadi alat legitimasi untuk tekanan pasar.
Artikel Terkait
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Ada Apa di Balik Tenggat Free Float Mei 2025?
Longsor Bandung Barat: 60 Kantong Jenazah Ditemukan, 20 Masih Hilang – Ini Update Terbaru Pencarian!
Gatot Nurmantyo Bongkar 3 Langkah Listyo Sigit yang Dituding Alarm Darurat Demokrasi
Misteri Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah: Diantar ART, Kosong, dan Fakta Mengejutkan yang Terungkap