3. Jauhi Minuman Berkarbonasi dan Bersoda
Minuman bersoda dan berkarbonasi adalah pantangan utama. Kandungan gasnya dapat menyebabkan kembung dan meningkatkan tekanan dalam lambung, sehingga memicu asam lambung naik ke kerongkongan. Kadar gula yang tinggi juga dapat memperparah produksi asam. Gantilah dengan air putih, air kelapa, atau minuman hangat tanpa kafein.
4. Terapkan Pola Makan Porsi Kecil dan Sering
Saat berbuka, hindari makan dalam porsi besar sekaligus. Langsung mengisi perut yang kosong dengan makanan berat dapat membebani lambung. Mulailah dengan takjil manis alami (seperti kurma) dan air putih, lalu lanjutkan dengan makanan utama setelah sholat Maghrib. Anda juga bisa membagi porsi makan malam menjadi dua kali setelah tarawih.
5. Atur Posisi Tidur dan Jangan Langsung Berbaring
Setelah makan sahur atau berbuka, jangan langsung berbaring. Beri jeda setidaknya 2-3 jam sebelum tidur untuk mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Saat tidur, tinggikan posisi kepala dan dada sekitar 15-20 cm dengan menggunakan bantal tambahan untuk mengurangi risiko refluks.
Dengan menerapkan kelima cara aman berpuasa bagi penderita asam lambung di atas, diharapkan ibadah Ramadan dapat berjalan dengan khusyuk dan tubuh tetap sehat. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk penanganan yang paling tepat sesuai kondisi kesehatan Anda.
Artikel Terkait
GP Ansor Gelar Perayaan Imlek 2577: Bukti Nyata Harmoni Lintas Agama & Budaya di Indonesia
Viral Video Mesum di Rental PS Tabanan, Orang Tua Pelaku Malah Lapor Polisi!
Ramadhan 2026 Dimulai 18 atau 19 Februari? Ini Penetapan Pemerintah vs Muhammadiyah
5 Rahasia Trading Sukses dari Ramadan: Disiplin, Sabar, dan Profit Jangka Panjang