Sebab, menurut Wasekjen PA 212 tersebut, jika terjadi perang, yang menjadi korban sudah pasti hanya rakyat.
"Namun, ada peperangan (selain Rusia-Ukraina, Red) yang paling lama dan tidak selesai-selesai, yakni penjajahan Israel atas Palestina," ujar Novel kepada GenPI.co, Minggu (3/7).
Menurut Novel, jika Indonesia memang anti-penjajahan, negara ini harus membantu menyelesaikan polemik antara Israel dengan Palestina.
"Ya, sebagaimana yang tertuang dalam teks proklamasi 'penjajahan harus dihapuskan dari muka bumi'," tambahnya.
Dia mengatakan lebih baik Presiden Jokowi mendamaikan konflik Israel dan Palestina terlebih dahulu.
Artikel Terkait
Motor Listrik Emmo untuk MBG: Benarkah Cuma Rakitan China dengan TKDN 48,5%?
Daun Pisang vs Plastik: Solusi Cerdas Gubernur DKI Saat Harga Plastik Naik 80%
Cara Download Video YouTube ke MP4/MP3 dengan 1 Klik: Gratis, Cepat & Tanpa Aplikasi!
Rismon Sianipar Bongkar Bukti Video AI, Ini Kata Pakar Forensik Soal Laporan JK ke Polisi