Selain itu, adanya reshuffle juga dianggap berpengaruh dengan hasil survei kali ini.
"Mungkin muncul juga harapan publik yang cukup besar dari kebijakan reshuffle kabinet Jokowi itu yang menyebabkan secara umum approval rating terhadap Jokowi-Maruf positif," tandasnya.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan pada periode 25 Juni hingga 5 Juli 2022. Wilayah sebaran sampel tersebar secara proposional di 34 Provinsi di seluruh Indonesia.
Jumlah sampel responden dengan 1230 responden. Teknik sampel yakni probability sampling, multistage random sampling varian area random sampling. Dengan margin of error /- 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sumber: suara.com
Artikel Terkait
Bahlil Larang Panic Buying BBM & LPG: Ini Dampak Perang Iran dan Cara Bijak Hemat Energi
Update Harga BBM Maret 2026 di Jateng: Pertalite Aman, Pertamax Naik Rp 500, Ini Daftar Lengkapnya!
Misteri Bau Busuk di Masjid Pangandaran Terungkap: Pemuda Tewas Tersengat Listrik Saat Mabuk?
Panglima TNI Copot Kabais? Ternyata Ini Kaitannya dengan Kasus Penyiksaan Aktivis Kontras