Polhukam.id - Berbeda dengan di Indonesia, di Jepang, agama bukan sesuatu hal yang dianggap "besar" dan menjadi pilihan masing-masing indvidu.
Di Jepang, agama Islam termasuk minoritas. Namun, ada sebuah cerita mengharukan mengenai seorang dokter dari Jepang yang akhirnya memutuskan untuk masuk Islam atau mualaf.
Dokter Jepang itu berasal dari Tokyo, Jepang. Dia adalah spesialis otot dan persendian melalui teknik terapi Jepang Kino.
Ia memiliki nama asli Dr. Shutaro Takai dan saat ini tinggal di Lahore, Pakistan.
Berikut 4 faktanya :
Mengganti Namanya
Setelah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam, Dr. Shutaro Takai pun mengganti namanya menjadi Ali dan saat ini lebih sering dipanggil Dr. Ali.
Ia ternyata terinspirasi dari nama Khalifah Islam keempat dan sahabat Nabi Muhammad SAW, Ali Ibn Abi Thalib (RA)
Memutuskan Setelah Mendengar Allahu Akbar
Mengutip dari The Islamic Information, Shutaro akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf setelah mendengar Allahu Akbar atau yang artinya Allah Maha Besar.
Awalnya, Shutaro mengatakan bahwa dia merasakan rasa sakit yang tak tertahankan di bahunya.
Artikel Terkait
Defisit APBN Maret 2026 Tembus Rp240 Triliun! Ini Penyebab Utama Kenaikan 130%
Ahmad Dhani Bongkar Bukti ABC Perselingkuhan Maia Estianty dengan Bos TV: Saya yang Ceraikan Dia!
Prajurit TNI AL Baru Dilantik Tewas di Kapal Perang, Keluarga Temukan Luka Lebam dan Darah di Selangkangan
Rupiah Anjlok ke Rp17.420! Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah, Apa yang Terjadi?