Polhukam.id - Berbeda dengan di Indonesia, di Jepang, agama bukan sesuatu hal yang dianggap "besar" dan menjadi pilihan masing-masing indvidu.
Di Jepang, agama Islam termasuk minoritas. Namun, ada sebuah cerita mengharukan mengenai seorang dokter dari Jepang yang akhirnya memutuskan untuk masuk Islam atau mualaf.
Dokter Jepang itu berasal dari Tokyo, Jepang. Dia adalah spesialis otot dan persendian melalui teknik terapi Jepang Kino.
Ia memiliki nama asli Dr. Shutaro Takai dan saat ini tinggal di Lahore, Pakistan.
Berikut 4 faktanya :
Mengganti Namanya
Setelah menjadi mualaf dan memeluk agama Islam, Dr. Shutaro Takai pun mengganti namanya menjadi Ali dan saat ini lebih sering dipanggil Dr. Ali.
Ia ternyata terinspirasi dari nama Khalifah Islam keempat dan sahabat Nabi Muhammad SAW, Ali Ibn Abi Thalib (RA)
Memutuskan Setelah Mendengar Allahu Akbar
Mengutip dari The Islamic Information, Shutaro akhirnya memutuskan untuk menjadi mualaf setelah mendengar Allahu Akbar atau yang artinya Allah Maha Besar.
Awalnya, Shutaro mengatakan bahwa dia merasakan rasa sakit yang tak tertahankan di bahunya.
Artikel Terkait
Hary Tanoe & Dokumen Epstein: Benarkah Beli Rumah Trump dan Temui CIA Indonesia?
Ressa Rizky Rosano Buka Suara: Benarkah Sudah Nikah & Punya Anak di Usia 17 Tahun?
PPATK Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp155 Triliun: Devisa Negara Bocor ke Singapura?
Habib Bahar bin Smith Ditahan! Ini Pasal Berat yang Menghantuinya